Langsung ke konten utama

Postingan

Ini Cara Ahok Bedakan Orang Kaya dan Orang Sederhana di Rumah Sakit

JAKARTA, KOMPAS.com  — Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama memiliki trik tersendiri dalam melihat pasien-pasien di rumah sakit. Menurut dia, pasien yang berasal dari kalangan menengah ke atas mempunyai karakter yang berbeda dengan pasien dari kalangan menengah ke bawah. Hal itu pula yang melatarbelakangi kenapa Basuki memberikan bantuan kesehatan hanya untuk pelayanan kelas tiga. "Coba kamu lihat, biasanya orang kecil di rumah sakit, yang pakai baju putih saja langsung dibilang dokter kan. Kalau orang kaya, pasti tanyanya dokter dia mana? Kok enggak layani saya," tutur Basuki, Sabtu (25/4/2015). Basuki melihat, jika orang kaya mendapatkan bantuan perawatan di rumah sakit juga, maka yang diminta akan menyesuaikan standar yang dia tetapkan, sedangkan kalau untuk orang kecil, yang dia butuhkan hanya kesembuhannya saja. Lanjut >>>

Pemuda Asia Afrika Juga Gelar Konferensi Di Bandung

[BANDUNG] Tidak hanya Konferensi Asia Afrika (KAA) atau Konferensi Parlemen Asia Afrika (KPAA) yang meramaikan perhelatan 60 tahun usia KAA, tetapi para pemuda Asia Afrika juga menggelar acara yang sama. Walau tak banyak dipotret media, Konferensi Pemuda Asia Afrika 2015  atau New Asia Africa Youth Conference/NAAYC 2015  ternyata sudah berlangsung mulai 19-22 April kemarin.    Konferensi NAAYC 2015 tersebut antara lain diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Agama RI, OIC Youth Indonesia, Dewan Mahasiswa UIN Bandung beserta Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung sebagai tuan rumah. Konferensi tersebut dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga RI, Imam Nahrawi  dan dihadiri oleh perwakilan dari 43 negara. Konferensi diselenggarakan di Hotel Savoy Homann Bandung, Jawa barat dengan membawa tema "Strengthening Youth Cooperation in Facing the Gl...

"Nyelonong" Masuk Kos, Seorang Pemuda Jadi Bulan-bulanan Warga

JAKARTA, KOMPAS.com  - Penghuni rumah kos yang berlokasi di RT 06 RW 03 Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur dibuat kaget dengan ulah NA (37). Sebab, lelaki asing alias bukan warga kos tersebut mendadak menyelonong masuk tanpa permisi.  Peristiwa tersebut terjadi Jumat (24/4/2015) sebelum ibadah shalat Jumat sekitar pukul 12.00 tadi. Lanjut >>>

Ahok Dapat Rapor Merah dari DPRD: Nggak Heran, Biasa Saja

Jakarta  - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak heran Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2014 mendapat rapor merah dari DPRD. Ahok mengibaratkan DPRD sebagai kepsek yang tidak suka kepada muridnya yang tidak menurut. "Nggak heran, biasa saja. Wong kepala sekolahnya nggak suka sama murid yang nggak nurut, yah gitu deh," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2015). Ahok mengibaratkan dirinya sebagai murid yang tidak penurut sehingga wajar dikasih rapor merah oleh guru.  Selengkapnya >>>

Takut Terkena Razia Polantas, Seorang Pemuda Jebur Kesungai dan Hilang

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA  - Razia oleh anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polsek Kenjeran di Jalan Kedung Cowek, Surabaya, Kamis (23/4/2015) pagi berubah menjadi geger. Seorang pemuda yang baru dioperasi melarikan diri dan nekat terjun ke sungai. Pemuda itu mengendarai motor Mega Pro bersama temannya. Pemuda yang belum diketahui identitasnya ini dibonceng. Dia sebetulnya sempat kooperatif saat petugas memeriksa dokumen kendaraan. Awalnya, pemuda itu bersedia turun dari motor, dan temannya stand by di atas motor. Tiba-tiba, pengendara motor langsung menambah kecepatan motornya. Ngebut. Pemuda yang turun dari motor pun bingung melihat temannya melarikan diri. "Pemuda itu langsung terjun ke sungai," kata seorang warga, Asad. Selengkapnya >>>

Jepang akan Gratiskan 350.000 Pemuda Asia Belajar Politeknik

TRIBUNPEKANBARU.COM , TOKYO  - Jepang akan mengajarkan gratis 350.000 pemuda Asia di bidang politeknik sesuai perintah PM Jepang Sinzo Abe kemarin (22/4/2015) dalam konperensi persnya dan sudah direncanakan anggaran ini sejak tahun lalu. "Jepang kembali bersama negara Asia Pasifik menikmati pertumbuhan ekonomi yang baik. Dengan tekad dalam pikiran, selama lima tahun ke depan, kita akan membantu sebanyak 350.000 orang di seluruh keahlian teknologi meningkatkan wawasan pengetahuan industri, " papar Abe. Secara khusus, Jepang berencana untuk membantu promosi Jepang Kosen, atau politeknik, sistem di Asia dan Afrika, serta pengembangan fasilitas pendidikan teknik tinggi di Mesir, India dan Malaysia, misalnya, ungkap sumber pejabat pemerintah Jepang kepada Tribunnews.com pagi ini (23/4/2015). Selengkapnya >>>

Pemuda Asia-Afrika Terbentuk, Rekomendasikan Atasi Konfik, Radikalisme, dan Terorisme

Bandung, HanTer -Konferensi Pemuda Asia-Afrika Plus 2015 (New Asia-Africa Youth Conference Plus 2015) pada 20-22 April 2015, akhirnya melahirkan sejarah baru. Para delegasi pemuda dari 21 negara yang menghadiri konferensi sepakat membentuk Organisasi Pemuda Asia-Afrika (Asian African Youth Government). Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Beni Pramula, akhirnya terpilih sebagai Presiden Organisasi ini untuk periode 2015-2020. "Seluruh perwakilan Pemuda Asia-Afrika menyepakati untuk memberikan mandat kepada Beni Pramula sebagai Presiden dari Organisasi Pemuda Asia-Afrika. Ini merupakan momen bersejarah dan membanggakan, karena para delegasi dari Pakistan, Mesir, Guinea, Malaysia, Filipina, Uzbekistan dan para delegasi negara lain memberikan kepercayaan kepada Beni Pramula," kata delegasi Bangladesh yang menjadi Pimpinan Sidang Konferensi, Mohammad Mohiuddin, Rabu (22/4/2015). Beni pun berterima kasih karena sudah dipercaya memimpin Organisasi Pemuda ...