Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 26, 2015

Suka Nulis, Mau Ditayang Di Media Online. Gratis !!!

Mulai Tanggal 1 Mei 2015, Media Informasi Pemuda Indonesia atau yang biasa disebut “ Media Muda TOP ” mengajak semua masyarakat khususnya para pemuda  Indonesia untuk ikut serta menulis artikel berupa unsur berita , informasi , Profile , dll dengan gratis dan cepat tayang di media online ini. MM TOP memberi kemudahan bagi yang suka menulis dan ingin ditayang di media online. MM TOP juga memberikan Pelatihan Jurnalistik Bagi Pemuda yang berkerja sama dengan PWRI   ( Persatuan Wartawan Republik Indonesia ) dengan persayaratan dan ketentuan yang berlaku.   Caranya mudah bila anda ingin tulisan / artikel anda di tanyang di media online “ Media Muda TOP ”. Cukup kirim artikel anda ke email manajemen.muda@gmail.com dengan di tampikan nama lengkap dan no telpon anda serta di lampirkan gambar. Cukup sekian informasi dari kami Management “ Media Muda TOP ”. Mudah mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua. (ARH)

DPD KNPI Jakarta Timur : Selamat & Sukses Pelantikan DPP KNPI

Salam Pemuda. Keluarga Besar    Pengurus DPD KNPI Kota Administrasi Jakarta Timur   mengucapkan " Selamat & Sukses Atas Dilantiknya Pengurus DPP KNPI Periode 2015 - 2018 " Mudah - mudahan di kepengurusan yang dipimpin oleh   Bung Muhammad Rifai Darus ,    KNPI   /   Pemuda Indonesia   Lebih Maju dan Bermakna. "Harapan dari saya selaku Ketua DPD KNPI Jakarta Timur, agar terjalin hubungan silaturahmi & komunikasi yang lebih erat lagi dari tingkat DPP - DPD I - DPD II - PK - sampai ke SPP (tingkat kelurahan)." Kata   Abdurouf Haulani AP   /   Lany . Maju KNPI...   Maju Pemuda Indonesia...  Maju Bangsa Indonesia...

Jokowi, Suhu Panas Jakarta, dan Resep "Ora Mikir"

JAKARTA, KOMPAS  - Cicero (106-43 SM), politisi dan filsuf Romawi, tidak pernah peduli dengan citra dirinya: dipersepsikan baik atau buruk. Bagi Cicero, mengabdi dan berbuat baik kepada publik dan bangsanya adalah sangat penting. Maka, ketika ia dipandang sinis dan dicibir, terutama oleh lawan-lawan politiknya sehingga ia tak populer di mata publik, Cicero yang kerap dipandang sebagai tokoh ambisius itu tak ambil pusing. Kali ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak seperti Cicero. Jokowi biasanya juga " ora mikir " ketika menjawab berbagai hal menyangkut dirinya. Misalnya ketika pada masa kampanye Pemilihan Presiden 2014, ia bisa menjawab pertanyaan tentang popularitasnya naik atau turun dengan jawaban enteng, " ora mikir ". Lanjut >>>

Rekan Haji Lulung yang Sekretaris Komisi E DPRD DKI Diperiksa Bareskrim soal UPS

JAKARTA  - Bareskrim Polri akhirnya meminta sejumlah keterangan Anggota DPRD DKI Jakarta terkait dugaan kasus korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) di Pemprov DKI Jakarta 2014. Salah satu anggota DPRD DKI Jakarta yang diperiksa, Rabu (29/4) pagi tadi, adalah Fahmi Zulfikar. "Iya... Fahmi saat ini sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi," tegas Kasubdit V Tipikor Bareskrim Polri Kombes Muhammad Ikram lewat pesan singkat yang diterima wartawan, Rabu (29/4). Lanjut >>>

Tahapan Eksekusi Mati Dimulai Pukul 8 Malam

TEMPO.CO ,  Jakarta  - Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Tony Spontana mengatakan tahapan eksekusi mati gelombang kedua akan dimulai hari ini pukul 20.00. "Karena sejak pukul 20.00 terpidana mati tak bisa lagi bertemu dengan keluarga dan eksekutor mulai masuk ke ring 1 lokasi eksekusi mati," ujar Tony kepada  Tempo,  Selasa, 28 April 2015. Tempo  mendapatkan jadwal eksekusi mati gelombang kedua dari sumber di lokasi eksekusi, Nusakambangan , Cilacap, Jawa Tengah. Berikut ini rincian tahapan pelaksanaan eksekusi mati menurut jadwal tersebut: Lanjut >>>

Jelang Eksekusi, Keluarga Terpidana Mati Menunggu di Dermaga Sodong

Cilacap  - Jaksa Agung M Prasetyo memastikan eksekusi mati terhadap 9 terpidana kasus narkoba akan dilakukan lewat tengah malam nanti di Pulau Nusakambangan . Suasana di Dermaga Sodong, salahsatu dermaga menuju Pulau Nusakambangan tampak ramai oleh pihak keluarga. Pantauan di Dermaga Sodong, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2015) malam, jejeran kursi-kursi yang dibungkus kain putih berdiri di bawah tenda berwarna merah.  Tepat di tengah tenda itu terdapat tiang bendera yang berdiri di depan pos pemeriksaan Dermaga Sodong, sedangkan di sebelah kiri terlihat plang pintu masuk Nusakambangan dengan latar belakang laut Cilacap. Lanjut >>>

Kantor DPRD DKI Digeledah, Ini Komentar Ahok

JAKARTA   - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengatakan penggeladahan kantor DPRD DKI   oleh Bareskrim Mabes Polri karena dicurigai ada keterlibatan anggota dewan dalam kasus Uninterrubtable Power Supply (UPS) pada 2014. "Tanya sama polisi. Saya kira itu protokolernya polisi atau KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pasti begitu. Kalau misalnya polisi atau KPK curiga sesuatu pasti digeledah," kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (28/4/2015). Lanjut >>>

Pimpinan OKP Desak Menpora Tak Hadiri Pelantikan Rifai Darus Cs

Jakarta, HanTer- Organisasi Kemasyarakatan Pemuda ( OKP ) tingkat nasional, mendesak Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, tak melantik jajaran pengurus DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ), hasil kongres XIV, di Jayapura, beberapa waktu lalu. Samuel F. Silaen dari Barisan Muda Damai Sejahtera (BMDS), mewakili pemegang saham/pimpinan OKP tingkat nasional, menegaskan, jika para pimpinan OKP mengambil langkah dalam rangka Save KNPI berdasarkan konstitusi organisasi. Menurutnya, para pimpinan OKP punya kewajiban memperingatkan pimpinan kongres, agar sekecil apapun dugaan terhadap pelanggaran konstitusi, harus segera diluruskan melalui saluran yang benar dan bermartabat. Syafaat Perdana, selaku pimpinan kongres XIV itu, memberikan pernyataan bahwa jika hasil kongres tidak sesuai konstitusi, maka pihaknya tak akan menandatangani keputusan kongres terkait hasil kerja tim formatur. Jika mereka memaksa, maka pimpinan kongres akan menggelar k...

Calon Independen Diperketat, Ahok Pede Hadapi Pilgub 2017

JAKARTA  - Gubernur DKI Jakarta   Basuki Tjahaja Purnama   alias   Ahok   mengatakan peluangnya untuk maju sebagai calon independen pada Pemilihan Gubernur DKI masih terbuka lebar walaupun persyaratan jumlah dukungan dari warga untuk calon independen telah diperbanyak. "Kalau mau nyalon gubernur independen, (mengumpulkan dukungan) warga DKI mau 1 juta juga enggak susah ya," ujar   Ahok   di Balai Kota Jakarta, Senin (27/4/2015). Berdasar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan   Gubernur , Bupati, dan Wali Kota, calon independen atau perorangan yang akan maju harus memenuhi syarat dukungan minimal 7,5 persen dari jumlah penduduk. Dan jumlah penduduk DKI saat ini ada sekirs 10 juta penduduk. Dengan begitu,   Ahok   harus mendapat dukungan warga sekira 750.000 penduduk. Padahal, sebelumnya hanya dibutuhkan sekira 300.000 dukungan saja. Sebelumnya, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Irman menjelas...

Ini Alasan Muladi Tak Hadir di Sidang PTUN Sengketa Golkar

Jakarta  - Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) rencananya hari ini menjadwalkan kehadiran Ketua Mahkamah Partai Golkar (MPG) Muladi untuk dimintai keterangan terkait konflik kepengurusan Partai Beringin. Namun, Muladi tidak hadir dalam persidangan karena sejumlah alasan. Salah satu alasannya, Muladi mengemukakan sebagai salah satu hakim MPG , dinilai tidak wajar jika hadir dalam persidangan PTUN untuk dimintai keterangan. "Saya merasakan tidak sewajarnya apabila sebagai salah satu hakim MPG yang telah mengadili suatu perkara kemudian saya diminta hadir untuk diminta keterangannya di pengadilan PTUN," kata Muladi dalam lembaran tertulisnya, Senin (27/4/2015). Dia pun menjelaskan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 perubahan aturan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang partai politik, MPG merupakan mahkamah yang mandiri dan bersifat khusus. Dengan kompetensi absolut, keputusan MPG bersifat final dan mengikat secara internal partai. "MPG...

Limbah Rokok Dibuang Sembarangan, Warga Ibu Kota Terancam Bahaya

Metrotvnews.com, Jakarta:  Perusahaan rokok besar yang ada di Indonesia diminta memperhatikan puntung atau limbah yang dibuang oleh setiap perokok. "Perusahaan rokok dengan terang-terang menawarkan bahan beracun dan berbahaya (B3). Industri rokok itu harus bertanggung jawab atas limbah yang dihasilkan tiap perokok," kata Wakil Ketua Umum Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Tubagus Haryo Karbyanto ketika ditemui dalam acara car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (26/4/2015). Dia menginginkan setiap industri rokok menjaga setiap puntung rokok. Sebab, puntung rokok yang mengandung racun berbahaya itu dibuang begitu saja atau ditimbun dalam tanah, limbah itu akan mencemari tanah dan air yang ada di Jakarta. "Puntung rokok yang mengandung lebih dari 4 ribu bahan berbahaya. Bahan bahaya itu menempel di pakaian, alat makan dan alat keseharian warga. Warga Jakarta yang masih gunakan air tanah akan terkontaminasi racun berbahaya," ungkap dia...

Ini Tips Menikmati "Car Free Day" dengan Nyaman dan Aman

JAKARTA, KOMPAS.com  - Aksi pencopetan sering terjadi dalam kegiatan car free day  di sekitar Jalan Sudirman dan Jalan M.H Thamrin. Kejadian kehilangan anak juga tidak jarang terjadi dalam acara mingguan ini.  Kepala Pos Polisi Bundaran Hotel Indonesia Iptu I Nengah Brata memberikan tips-tips untuk masyarakat agar dapat menikmati  car free day  dengan nyaman.  "Bagi yang membawa tas gendong, jangan taruh di belakang tetapi taruh di depan," ujar Nengah di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (26/4/2015).  Nengah bercerita, banyak sekali laporan kehilangan barang yang diterima polisi. Kebanyakan, mereka kehilangan dompet dan telepon genggamnya. Nengah mengatakan kebanyakan dari mereka mengenakan tas gendong yang diletakkan di belakang.  Hal tersebut sangat rawan karena pencopet bisa saja merobek tas tersebut dan mengambil barang berharga. Nengah juga menegaskan kepada masyarakat untuk tidak menaruh dompet dan tas di saku celana a...

KNPI Bukan Tempat Aktivis ‘Cari Makan’

NONSTOP, KURSI- Ketua Umum KNPI DKI Jakarta harus mampu merangkul seluruh aktivis kepemudaan. Untuk mewujudkan mimpi itu sebaiknya calon ketua umum adalah figur yang inovatif dan memiliki daya juang yang tinggi. Hal ini dikatakan pemerhati Jakarta yang juga pengamat pemuda, Budi Siswanto dalam siaran pers yang dikirim ke Nonstop. “Ketua umum harus menjadi lokomotif dalam pergerakan pemuda di Jakarta,” kata Budi Siswanto, Kamis (23/4). Dia berharap, KNPI jangan dijadikan lahan oleh segelintir orang untuk mencari hidup. “ Pemuda memiliki peran yang strategis dalam proses pembangunan ibukota. Pemuda juga harus kritis dalam menyikapi kebijakan pemprov yang tidak pro terhadap rakyat khususnya pemuda,” ungkapnya. Diketahui, dalam waktu dekat KNPI DKI Jakarta akan menggelar pemilihan ketua umum. Saat ini sudah ada beberapa calon yang mulai gerilya mencari dukungan. Bahkan ada calon yang sudah menyawer dana untuk berebut suara. Ada juga calon yang mengandalkan kekuatan saudara...

Mabuk-mabukan Bawa Senjata Tajam, Dua Pemuda Diringkus Polisi

Semarang  - Tim Resmob Polsek Gayamsari mengamankan dua pemuda dalam kondisi mabuk di kawasan rumah susun Kaligawe Semarang. Tidak hanya dua pemuda itu, polisi juga menyita enam senjata tajam termasuk pedang milik mereka. Penangkapan tersebut berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan adanya pesta miras yang dilakukan oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam. Warga kemudian melapor ke Babinkamtibmas setempat. "Jadi ada sekelompok orang membawa senjata tajam sama miras. Tapi mereka bukan warga sini makanya dilaporkan ke Babinkamtibmas," kata warga, Soni, Minggu (26/4/2015) dini hari. Tim Resmob Polsek Gayamsari langsung datang ke lokasi setelah menerima laporan tersebut. Namun dari enam pemuda mencurigakan yang ada di sana, polisi meringkus dua orang dan enam senjata tajam sementara sisanya kabur. "Setelah mendapatkan laporan, tim opsnal langsung bergerak dan menangkap dua dari enam pemuda itu," kata Kapolsek Gayamsari, Kompol Diliyanto. ...

Seorang Pemuda Diduga Ditembak, Kantor Polisi Dibakar

TEMPO.CO , JAMBI—Aksi anarkistis terjadi di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Sabtu, 25 April 2015. Puluhan warga Desa Pulau Aro, yang datang menggunakan tiga unit truk, membakar kantor Polsek Limun dan rumah dinas Kepala Polsek hingga rata dengan tanah. Dari informasi yang dikumpulkan, pemicu aksi tersebut diduga adalah meninggalnya warga desa bernama Edward bin Thamrin, 19 tahun, karena ditembak anggota Polsek Limun. Kepala Kepolisian Daerah Jambi Brigadir Jenderal Bambang Suparsono membenarkan aksi pembakaran. Tapi dia membantah jika dikatakan pemicunya gara-gara ada warga desa yang meninggal setelah ditembak aparat. ”Warga meninggal itu karena menabrak gorong-gorong. Dia melarikan diri setelah mendengar tembakan peringatan dari anggota Polsek Limun,” ujar Bambang. Kejadian itu, dia menuturkan, terjadi pada Jumat, 24 April, sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, polisi menggelar razia untuk menangkap bandar narkotik yang diketahui sering membawa narkotik jenis...