Langsung ke konten utama

Bongkar !!! Gubernur Pramono Anung Diduga Dikepung Mafia Jabatan di Pemprov DKI.

MediaMuda (241125)
Perombakan pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang seharusnya menjadi langkah reformasi birokrasi kini justru memunculkan dugaan kecurangan.

Ketua Umum Poros Rawamangun, Rudy Darmawanto SH, menilai Gubernur Pramono Anung telah terjebak dalam praktik permainan lama yang dilakukan oknum pejabat internal Pemprov DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Rudy dalam Seminar “Korupsi Pejabat di Lingkungan SKPD” pada Senin, 24 November 2025.

Pelantikan Serentak Diduga Sarat Kepentingan

Menurut Rudy, pelantikan pejabat yang berlangsung dalam dua kloter, kloter pertama sebanyak 1.800 orang dan kloter kedua sekitar 600 orang mengindikasikan adanya permainan terselubung.

Bahkan, kloter ketiga diperkirakan akan digelar pada pertengahan Desember atau awal Januari 2026.

Pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi yang profesional. Namun penelusuran Poros Rawamangun mencium adanya dugaan intervensi oknum pejabat lama di Pemprov DKI Jakarta, bahkan potensi jual beli jabatan,” ujar Rudy

Ia menegaskan indikasi tersebut terlihat jelas dari pola lama yang terus berulang.

Tidak ada pelantikan tanpa mahar, tidak ada pelantikan tanpa indose atau gerbong siapa. Pola ini sudah mengakar sejak lama,” tegasnya.

Gubernur Dinilai Terjebak Permainan Lama Oknum Pejabat

Rudy menilai bahwa Gubernur Pramono Anung kemungkinan terjebak dalam praktik yang sudah mengakar tersebut.

Pejabat yang dilantik sudah dapat ditebak siapa mengatur siapa, pegang jabatan apa. Secara manajemen pemerintahan, ini membahayakan Gubernur dalam pengawasan dan kontrol kebijakan,” jelasnya.

Implikasi dari dugaan praktik tersebut juga dinilai berdampak buruk terhadap para ASN berprestasi.

"ASN berprestasi tidak akan mendapat jabatan baik jika tidak masuk lingkaran gerbong oknum".

"Banyak pejabat yang punya prestasi cemerlang hanya mentok di eselon 3 dan dimutasi berulang,” papar Rudy.

Kasus Pelanggaran Berat Justru “Diamankan
Rudy menambahkan adanya fenomena penanganan kasus pelanggaran disiplin dan tindak kriminal yang cenderung “diamankan”. ujarnya.

Ia menyebut kondisi tersebut berbahaya karena dapat menyuburkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di tubuh Pemprov DKI Jakarta.


Rudy Darmawanto, SH, Ketua Umum Poros Rawamangun


Poros Rawamangun Minta Pemprov dan DPRD Bertindak.

Rudy mendesak Gubernur Pramono Anung bersama Komisi A DPRD DKI Jakarta untuk segera melakukan monitoring dan evaluasi ketat, terutama terhadap Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Kami berharap Gubernur bersama Komisi A DPRD DKI melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah dan memberantas dugaan mafia jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,” tutup Rudy Darmawanto SH.
(ARH)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganiayaan wanita paruh baya di Jatinegara

Jakarta-MediaMuda. Seorang pria berinisial AD (38) di duga telah menganiaya seorang wanita paruh baya bernama Ibu Siti (53), Senin (22/sep/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.  Kejadiannya bertepat di Jakarta Timur, Kecamatan Jatinegara Kelurahan Kampung RW07 tepatnya lagi Jalan Tanah Rendah gang 8.  Korban (Ibu Siti) telah di bawa oleh Keluarga Korban, Ketua RT, LMK dan RW untuk melapor dan melakukan visum di RS Polri Kramatjati . Karena dilihat korban luka parah. Penyebabnya belum terungkap jelas masih penyelidikan polisi, banyak warga menduga bahwa si pelaku minta uang  ke korban. "Kejadian ini sudah ke 3 kalinya. Dan pernah di damaikan dengan kekeluargaan oleh pihak RW , Babinsa /pihak Kelurahan, pada tahun 2024 bulan Maret. Sekarang terulang lagi" ujar korban & pihak keluarga. "Pernah pelaku ingin menyiram yg dinamakan AIR KERAS , untungnya AIR KERAS yang di plastik keburu pecah jadi kena bagian paha pelaku". Tambah korban. Korban dan...

Gantikan Waka DPRD DKI Jakarta, Coreng Marwah Partai Golkar

Media muda (220725)- Jakarta.  JAMALUDIN, Ketua PDK Kosgoro Jakarta Timur dan juga Ketua Harian Partai Golkar Jakarta Timur menyatakan dengan Tegas dan Kecewa kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Partai Golkar Jakarta Timur menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar DKI Jakarta. "KSB Partai Golkar Jakarta Timur memberikan Surat Rekomendasi ke semua calon Ketua Partai Golkar DKI Jakarta. Yang Pertama kepada H.A. Zaki Iskandar (Sesuai Pleno), Yang Kedua kepada Mustafa Raja (Tiada Ada Pleno), Kemudian ada pembatalan lagi kepada Mustafa Raja, pokoknya semuanya Keputusan berTiga ajah (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) Partai Golkar Jakarta Timur." Ujar Bang Jago (Jamaludin Golkar sebutan Jamaludin).  "Isu Yang beredar Ada sich bargening kepada mereka. Diantara Sardi Wahab (sekretaris dan juga anggota Dewan) ingin menggantikan Bapak Basri Baco sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Serta Ketua Partai Golkar Jakarta Timur akan di lanjutkan oleh Agus ...