TEMPO.CO, Jakarta - Mobil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama segera meluncur ke arah Balai Betawi meninggalkan lokasi panggung hiburan di Setu Babakan, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad 19 April 2015. Tanpa buang waktu, setibanya di area seluas 3,2 hektare tersebut, Ahok langsung berkeliling memasuki setiap ruang dan memperhatikan beberapa material bangunan yang dinilai janggal dengan besaran anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 120 miliar tahun 2012 lalu.
"Ini terlalu banyak pembiaran, harusnya kalau ada pembangunan rumah budaya seperti ini ya harus diisi," kata Ahok. Ia berjalan melempar pandangannya ke sekitar bangunan yang masih dibiarkan kosong tersebut.
Di atas lahan tersebut berdiri megah sebuah bangunan dengan tinggi bangunan sekitar 10 meter dengan pintu panel kayu tak kalah tinggi sekitar 4 meter. Di dalamnya terdapat sebuah aula dan ruangan yang disediakan bakal ruang museum khusus peninggalan kebudayaan Betawi.

Komentar