Langsung ke konten utama

Ahok Galau Lihat Balai Betawi Kurang Diurus



TEMPO.COJakarta - Mobil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama segera meluncur ke arah Balai Betawi meninggalkan lokasi panggung hiburan di Setu Babakan, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad 19 April 2015. Tanpa buang waktu, setibanya di area seluas 3,2 hektare tersebut, Ahok langsung berkeliling memasuki setiap ruang dan memperhatikan beberapa material bangunan yang dinilai janggal dengan besaran anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 120 miliar tahun 2012 lalu. 

"Ini terlalu banyak pembiaran, harusnya kalau ada pembangunan rumah budaya seperti ini ya harus diisi," kata Ahok. Ia berjalan melempar pandangannya ke sekitar bangunan yang masih dibiarkan kosong tersebut.

Di atas lahan tersebut berdiri megah sebuah bangunan dengan tinggi bangunan sekitar 10 meter dengan pintu panel kayu tak kalah tinggi sekitar 4 meter. Di dalamnya terdapat sebuah aula dan ruangan yang disediakan bakal ruang museum khusus peninggalan kebudayaan Betawi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganiayaan wanita paruh baya di Jatinegara

Jakarta-MediaMuda. Seorang pria berinisial AD (38) di duga telah menganiaya seorang wanita paruh baya bernama Ibu Siti (53), Senin (22/sep/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.  Kejadiannya bertepat di Jakarta Timur, Kecamatan Jatinegara Kelurahan Kampung RW07 tepatnya lagi Jalan Tanah Rendah gang 8.  Korban (Ibu Siti) telah di bawa oleh Keluarga Korban, Ketua RT, LMK dan RW untuk melapor dan melakukan visum di RS Polri Kramatjati . Karena dilihat korban luka parah. Penyebabnya belum terungkap jelas masih penyelidikan polisi, banyak warga menduga bahwa si pelaku minta uang  ke korban. "Kejadian ini sudah ke 3 kalinya. Dan pernah di damaikan dengan kekeluargaan oleh pihak RW , Babinsa /pihak Kelurahan, pada tahun 2024 bulan Maret. Sekarang terulang lagi" ujar korban & pihak keluarga. "Pernah pelaku ingin menyiram yg dinamakan AIR KERAS , untungnya AIR KERAS yang di plastik keburu pecah jadi kena bagian paha pelaku". Tambah korban. Korban dan...

Gantikan Waka DPRD DKI Jakarta, Coreng Marwah Partai Golkar

Media muda (220725)- Jakarta.  JAMALUDIN, Ketua PDK Kosgoro Jakarta Timur dan juga Ketua Harian Partai Golkar Jakarta Timur menyatakan dengan Tegas dan Kecewa kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Partai Golkar Jakarta Timur menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar DKI Jakarta. "KSB Partai Golkar Jakarta Timur memberikan Surat Rekomendasi ke semua calon Ketua Partai Golkar DKI Jakarta. Yang Pertama kepada H.A. Zaki Iskandar (Sesuai Pleno), Yang Kedua kepada Mustafa Raja (Tiada Ada Pleno), Kemudian ada pembatalan lagi kepada Mustafa Raja, pokoknya semuanya Keputusan berTiga ajah (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) Partai Golkar Jakarta Timur." Ujar Bang Jago (Jamaludin Golkar sebutan Jamaludin).  "Isu Yang beredar Ada sich bargening kepada mereka. Diantara Sardi Wahab (sekretaris dan juga anggota Dewan) ingin menggantikan Bapak Basri Baco sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Serta Ketua Partai Golkar Jakarta Timur akan di lanjutkan oleh Agus ...

Bongkar !!! Gubernur Pramono Anung Diduga Dikepung Mafia Jabatan di Pemprov DKI.

MediaMuda (241125) Perombakan pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang seharusnya menjadi langkah reformasi birokrasi kini justru memunculkan dugaan kecurangan. Ketua Umum Poros Rawamangun , Rudy Darmawanto SH, menilai Gubernur Pramono Anung telah terjebak dalam praktik permainan lama yang dilakukan oknum pejabat internal Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan Rudy dalam Seminar “ Korupsi Pejabat di Lingkungan SKPD ” pada Senin, 24 November 2025. Pelantikan Serentak Diduga Sarat Kepentingan Menurut Rudy , pelantikan pejabat yang berlangsung dalam dua kloter, kloter pertama sebanyak 1.800 orang dan kloter kedua sekitar 600 orang mengindikasikan adanya permainan terselubung. Bahkan, kloter ketiga diperkirakan akan digelar pada pertengahan Desember atau awal Januari 2026. “ Pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi yang profesional. Namun penelusuran Poros Rawamangun mencium adanya dugaan intervensi oknum pejabat lama di Pemprov DKI Jakarta,...