Pohon yang sudah puluhan tahun berdiri seolah menjadi saksi perjalanan hidup dari tumbuhnya kawasan Cikini, kini sudah musnah.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membenahi trotoar di Jalan. Cikini, Jakarta Pusat. Jalur pedestrian tersebut dibuat lebih lebar demi kenyamanan pejalan kaki.
Namun, sayangnya, pelebaran itu membawa korban, selain adanya bisnis yang lesu, juga pohon-pohon yang telah berdiri puluhan tahun di trotoar itu ditebang. Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 10 pohon penghijauan yang ada di trotoar itu ditebang.
"Sepuluh pohon kokoh rindang di Jalan Cikini Raya depan Station Cikini Jakarta Pusat ditebang habis oleh pejabat baru Dinas Kehutanan dan Taman pindahan dari Cempaka Putih. Seharusnya cukup dipangkas saja bukan di tebang," ujar BW kepada wartawan, Sabtu (26/10/2019).
Akibat penebangan itu, trotar terlihat gersang, tak ada pepohonan sama sekali. BW pun mengecam keputusan menebang pohon-pohon itu. Menurut BW, harusnya tidak boleh ditebang meskipun untuk mempercantik trotoar.
"Harusnya dipangkas saja. Kan kalau ada Pohon lebih Indah dan teduh," kata BW yang mantan anggota DPR RI periode 2014-2019.
BW menyayangkan untuk pohon-pohon itu seharusnya bisa dilakukan pemangkasan saja sehingga tak perlu dipotong.
Akibatnya yang rugi adalah pengguna jalan akibat penebangan, selain macet juga terpaksa berpanas-panasan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Dan Taman DKI, Suzi Marsitawati yang dihubungi Suarakarya.Id, Minggu (28/10/2019), belum meresponnya. Pengamatan Suarakarya.Id, tidak hanya di kawasan Jalan Raya Cikini, tetapi ada 30 titik trotoar di Ibu Kota lainnya. Banyak sekali pohon yang ditebang.
Komentar