Langsung ke konten utama

Kadispora DKI Diminta Evaluasi Kasudinpora Jaktim

Jakartamediamuda 28Okt2019 - Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Jakarta Timur Abdurouf Haulani AP, menyatakan bahwa, Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Timur Edward Situmeang tak memahami tugas dan tanggung jawabnya.

Menyusul pernyataan Edward mengenai persoalan kepemudaan berada dibawah naungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Pria yang akrab disapa Lany ini menyatakan, dalam pernyataannya Edward Situmeang menyebutkan bahwa KNPI sebagai wadah bernaung organisasi kepemudaan bukanlah di bawah naungan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga.

"Pak Kasudin menyebutkan bahwa kewenangan mengenai kepemudaan menjadi tanggung jawab Bakesbangpol. Itu kan salah. Ini Kasudin ga ngerti atau bagaimana," kata Lany saat berbincang di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

Ia sekaligus menyatakan, dalam beberapa tahun terakhir, Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Timur juga tidak pernah melibatkan KNPI sebagai mitra dan binaannya untuk melaksanakan pemberdayaan dan pelayanan kepemudaan sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 2009 dan Perda DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepemudaan.

Padahal jelas-jelas dalam Perda Kepemudaan disebutkan bahwa pemerintah daerah bertanggungjawab untuk pembinaan, pemberdayaan dan pelayanan kepemudaan.

Dimana tujuan pembangunan kepemudaan termaktub dalam Pasal 3 Perda Kepemudaan yang berbunyi 'Bahwa pembangunan kepemudaan bertujuan untuk terwujudnya pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia".

Selain itu, dalam Pasal 6 Perda Kepemudaan sangat jelas tugas dan wewenang pemerintah daerah, yaitu tugas dan wewenang pemerintah daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, menjadi tanggung jawab Gubernur yang secara operasional menjadi tugas kepala SKPD, UKPD, dan instansi terkait sesuai fungsinya.

"Hal ini menjadi sangat lucu, ketika seorang pejabat Kasudinpora yang ada di Ibukota tidak memahami jobdesk-nya. Bahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya.

Menurut Lany, kondisi ini harus menjadi evaluasi bagi Gubernur Anies terhadap pejabat-pejabat di bawahnya.

"Karena pemuda adalah aset bangsa yang harus dibina, diberdayakan dan dikembangkan potensi-potensinya sebagai generasi di masa yang akan datang," tutupnya.

Harus Dicopot
Ketua Presidium Pemuda Jakarta Timur, Amos, menyatakan bahwa, Kasudin Pora Edward tak mengerti akan tugasnya. Serta, tak mengerti prihal Perda Kepemudaan.

"Bahkan tak memiliki kepedulian terhadap pembinaan kepemudaan," katanya di Jakarta, Senin (28/10/2019).

Oleh karena itu, ia minta kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Achmad Firdaus agar segera memangil dan mencopot Edward.

"Serta menggantinya dengan orang yang lebih paham dan peduli kepada pemuda," ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganiayaan wanita paruh baya di Jatinegara

Jakarta-MediaMuda. Seorang pria berinisial AD (38) di duga telah menganiaya seorang wanita paruh baya bernama Ibu Siti (53), Senin (22/sep/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.  Kejadiannya bertepat di Jakarta Timur, Kecamatan Jatinegara Kelurahan Kampung RW07 tepatnya lagi Jalan Tanah Rendah gang 8.  Korban (Ibu Siti) telah di bawa oleh Keluarga Korban, Ketua RT, LMK dan RW untuk melapor dan melakukan visum di RS Polri Kramatjati . Karena dilihat korban luka parah. Penyebabnya belum terungkap jelas masih penyelidikan polisi, banyak warga menduga bahwa si pelaku minta uang  ke korban. "Kejadian ini sudah ke 3 kalinya. Dan pernah di damaikan dengan kekeluargaan oleh pihak RW , Babinsa /pihak Kelurahan, pada tahun 2024 bulan Maret. Sekarang terulang lagi" ujar korban & pihak keluarga. "Pernah pelaku ingin menyiram yg dinamakan AIR KERAS , untungnya AIR KERAS yang di plastik keburu pecah jadi kena bagian paha pelaku". Tambah korban. Korban dan...

Gantikan Waka DPRD DKI Jakarta, Coreng Marwah Partai Golkar

Media muda (220725)- Jakarta.  JAMALUDIN, Ketua PDK Kosgoro Jakarta Timur dan juga Ketua Harian Partai Golkar Jakarta Timur menyatakan dengan Tegas dan Kecewa kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Partai Golkar Jakarta Timur menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar DKI Jakarta. "KSB Partai Golkar Jakarta Timur memberikan Surat Rekomendasi ke semua calon Ketua Partai Golkar DKI Jakarta. Yang Pertama kepada H.A. Zaki Iskandar (Sesuai Pleno), Yang Kedua kepada Mustafa Raja (Tiada Ada Pleno), Kemudian ada pembatalan lagi kepada Mustafa Raja, pokoknya semuanya Keputusan berTiga ajah (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) Partai Golkar Jakarta Timur." Ujar Bang Jago (Jamaludin Golkar sebutan Jamaludin).  "Isu Yang beredar Ada sich bargening kepada mereka. Diantara Sardi Wahab (sekretaris dan juga anggota Dewan) ingin menggantikan Bapak Basri Baco sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Serta Ketua Partai Golkar Jakarta Timur akan di lanjutkan oleh Agus ...

Bongkar !!! Gubernur Pramono Anung Diduga Dikepung Mafia Jabatan di Pemprov DKI.

MediaMuda (241125) Perombakan pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang seharusnya menjadi langkah reformasi birokrasi kini justru memunculkan dugaan kecurangan. Ketua Umum Poros Rawamangun , Rudy Darmawanto SH, menilai Gubernur Pramono Anung telah terjebak dalam praktik permainan lama yang dilakukan oknum pejabat internal Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan Rudy dalam Seminar “ Korupsi Pejabat di Lingkungan SKPD ” pada Senin, 24 November 2025. Pelantikan Serentak Diduga Sarat Kepentingan Menurut Rudy , pelantikan pejabat yang berlangsung dalam dua kloter, kloter pertama sebanyak 1.800 orang dan kloter kedua sekitar 600 orang mengindikasikan adanya permainan terselubung. Bahkan, kloter ketiga diperkirakan akan digelar pada pertengahan Desember atau awal Januari 2026. “ Pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi yang profesional. Namun penelusuran Poros Rawamangun mencium adanya dugaan intervensi oknum pejabat lama di Pemprov DKI Jakarta,...