Langsung ke konten utama

PPI Minta KPK Wajib Supervisi Kasus Soal Dugaan Korupsi Mantan Kadis Sosial DKI Jakarta

Ketua LBH Presidium Pemuda Indonesia (PPI) M Fayakun Arief SH
 

MediaMuda - (241025). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI diketahui memiliki kebijakan terbaik lewat program bantuan sosial (Bansos) bagi warga Jakarta adalah kebijakan. Bahkan, kebijakan tersebut ada yang berkaitan dengan program sosial, juga ke panti-panti maupun bantuan sosial lainnya seperti PKH, Lansia dan bantuan bencana alam (banjir & kebakaran).

Sungguh tak diduga, ternyata berdasarkan dari hasil penelusuran berbagai sumber mengindikasikan bahwa program Bansos yang digulirkan, justru telah menjadi ladang bancakan. Baik itu dengan modus operandi dugaan gratifikasi maupun korupsi oleh oknum mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Oknum Kepala Seksi (Kasi) di internal Dinsos DKI Jakarta.

Hal tersebut di atas disampaikan oleh Ketua LBH Presidium Pemuda Indonesia (PPI) M Fayakun Arief SH saat berbincang-bincang denga kalangan wartawan (media), Kamis (23/10/2025) di Jakarta.

“Kami merasa heran, begitu mendengar kabar bahwa pemeriksaan terhadap oknum pejabat (Kadis Sos DKI) tersebut, malah mandek! Padahal, semestinya sudah harus ditetapkan menjadi tersangka. Baik itu oleh pihak kepolisian maupu Kejaksaan,” katanya.

Ditambahkan Fayakun lebih lanjut, pihaknya sudah mencium kasus tersebut sejak di tahun anggaran 2023, 2024 dan 2025. Bahkan, pada Mei 2025 yang baru lalu, seharusnya sudah tuntas. Tetapi, pertanyaannya kenapa hingga hari ini, pihaknya belum melihat ada tindakan serius. Malah diperoleh kesan bahwa kasus tersebut seperti ‘dipeti-eskan?

“Maka itu, kami minta agar KPK melakukan supervisi terhadap dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinsos DKI Jakarta. Termasuk juga adanya dugaan praktek jual beli jabatan oleh oknum mantan Kadis Sos tersebut yang melibatkan Kepala Seksi di lingkungan Dinsos DKI,” kata Fayakun.

Oleh karenanya, lanjut Fayakun, terkait masalah tersebut pihaknya dalam waktu dekat bakal melayangkan surat resmi laporan tertulis ke KPK. Tujuannya adalah supaya segera melakukan verifikasi dan supervisi terhadap kasus tersebut.

Hal ini perlu segera dilakukan. Kenapa? Karena, masalah itu sendiri sudah menjadi issue berkembang dan menjadi liar. Bahkan meresahkan ke semua staf Dinsos DKI. Mereka terdiri dari baik itu Kepala Panti, Kepala Seksi, Sekdis, staf biasa sampai ke karyawan lainya. Padahal, pelakunya adalah oknum Kadin Sos DKI bersama dan oknum Kepala Seksinya.

“Jadi, guna mensingkapi dugaan tersebut, kami berharap kasusnya segera dituntaskan. Jangan jadikan Dinsos DKI Jakarta sebagai sarang penyamun. Kami pun punya catatan bukti-bukti, foto serta data-data lainya, terkait dugaan korupsi di internal Dinsos DKI Jakarta,” ujar Fayakun, (ARH)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganiayaan wanita paruh baya di Jatinegara

Jakarta-MediaMuda. Seorang pria berinisial AD (38) di duga telah menganiaya seorang wanita paruh baya bernama Ibu Siti (53), Senin (22/sep/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.  Kejadiannya bertepat di Jakarta Timur, Kecamatan Jatinegara Kelurahan Kampung RW07 tepatnya lagi Jalan Tanah Rendah gang 8.  Korban (Ibu Siti) telah di bawa oleh Keluarga Korban, Ketua RT, LMK dan RW untuk melapor dan melakukan visum di RS Polri Kramatjati . Karena dilihat korban luka parah. Penyebabnya belum terungkap jelas masih penyelidikan polisi, banyak warga menduga bahwa si pelaku minta uang  ke korban. "Kejadian ini sudah ke 3 kalinya. Dan pernah di damaikan dengan kekeluargaan oleh pihak RW , Babinsa /pihak Kelurahan, pada tahun 2024 bulan Maret. Sekarang terulang lagi" ujar korban & pihak keluarga. "Pernah pelaku ingin menyiram yg dinamakan AIR KERAS , untungnya AIR KERAS yang di plastik keburu pecah jadi kena bagian paha pelaku". Tambah korban. Korban dan...

Gantikan Waka DPRD DKI Jakarta, Coreng Marwah Partai Golkar

Media muda (220725)- Jakarta.  JAMALUDIN, Ketua PDK Kosgoro Jakarta Timur dan juga Ketua Harian Partai Golkar Jakarta Timur menyatakan dengan Tegas dan Kecewa kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Partai Golkar Jakarta Timur menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar DKI Jakarta. "KSB Partai Golkar Jakarta Timur memberikan Surat Rekomendasi ke semua calon Ketua Partai Golkar DKI Jakarta. Yang Pertama kepada H.A. Zaki Iskandar (Sesuai Pleno), Yang Kedua kepada Mustafa Raja (Tiada Ada Pleno), Kemudian ada pembatalan lagi kepada Mustafa Raja, pokoknya semuanya Keputusan berTiga ajah (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) Partai Golkar Jakarta Timur." Ujar Bang Jago (Jamaludin Golkar sebutan Jamaludin).  "Isu Yang beredar Ada sich bargening kepada mereka. Diantara Sardi Wahab (sekretaris dan juga anggota Dewan) ingin menggantikan Bapak Basri Baco sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Serta Ketua Partai Golkar Jakarta Timur akan di lanjutkan oleh Agus ...

Bongkar !!! Gubernur Pramono Anung Diduga Dikepung Mafia Jabatan di Pemprov DKI.

MediaMuda (241125) Perombakan pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang seharusnya menjadi langkah reformasi birokrasi kini justru memunculkan dugaan kecurangan. Ketua Umum Poros Rawamangun , Rudy Darmawanto SH, menilai Gubernur Pramono Anung telah terjebak dalam praktik permainan lama yang dilakukan oknum pejabat internal Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan Rudy dalam Seminar “ Korupsi Pejabat di Lingkungan SKPD ” pada Senin, 24 November 2025. Pelantikan Serentak Diduga Sarat Kepentingan Menurut Rudy , pelantikan pejabat yang berlangsung dalam dua kloter, kloter pertama sebanyak 1.800 orang dan kloter kedua sekitar 600 orang mengindikasikan adanya permainan terselubung. Bahkan, kloter ketiga diperkirakan akan digelar pada pertengahan Desember atau awal Januari 2026. “ Pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi yang profesional. Namun penelusuran Poros Rawamangun mencium adanya dugaan intervensi oknum pejabat lama di Pemprov DKI Jakarta,...