MediaMuda (181125)- JAKARTA
Kasus dugaan kekerasan dan pelecehan berat terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di lingkungan Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1, Cengkareng, Jakarta Barat, memicu keprihatinan publik.
Empat pasien dilaporkan mengalami kerusakan permanen pada alat kelamin, diduga akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang oknum petugas panti.
Informasi ini pertama kali disampaikan oleh Rudi Darmawanto melalui sebuah video yang diunggah di TikTok.
Ia meminta Gubernur DKI Jakarta, Dinas Sosial, hingga anggota DPRD DKI untuk segera turun tangan menangani kasus tersebut secara serius.
Empat ODGJ Dilaporkan Jadi Korban Kekerasan.
Dalam video tersebut, Rudi yang juga Ketua Poros Rawanangun mengungkap bahwa dari sekitar 800 pasien yang dirawat di panti, empat orang menjadi korban.
Keempat korban disebutkan bernama Muhammad Rojak, Yadi, Joel, dan Jodi.
Pelaku dugaan penganiayaan adalah seorang PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) berinisial DII yang bertugas di panti tersebut.
Tindakan kekerasan yang dilakukan diduga berupa penyiraman bahan berbahaya ke area sensitif para korban.
“Alat kelamin mereka rusak, disiram sesuatu yang membahayakan kulit mereka,” ujar Rudi dalam video tersebut
Akibatnya, keempat korban harus menanggung cidera berat dan cacat permanen, yang diduga terjadi akibat kelalaian dan pengawasan yang lemah di lingkungan panti.
Desakan Kepada Gubernur dan DPRD DKI Jakarta
Karena panti tersebut berada di bawah Dinas Sosial
Pemprov DKI Jakarta, Rudi menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Ia mendesak agar oknum pelaku tidak hanya diberhentikan, tetapi juga diproses secara hukum sesuai aturan yang berlaku.
"Saya berharap ada tindakan tegas. Bukan hanya pemecatan, tapi hukuman sesuai undang-undang agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Rudi juga mengajak para aktivis sosial serta lembaga pengawasan untuk turut mengawal kasus ini agar mendapatkan penyelesaian yang adil dan transparan.
Redaksi juga menerima gambar hitam putih para ODGJ yang rusak alat kelamin ya akibat disiram cairan.
Belum Ada Respons Resmi dari Dinas Sosial
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1 maupun Dinas Sosial DKI Jakarta terkait dugaan kekerasan yang menyebabkan kerusakan alat kelamin empat ODGJ tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian mendesak dalam upaya memastikan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas mental yang berada di bawah tanggung jawab negara. (ARH)
Komentar