Langsung ke konten utama

PKP Menyerukan Copot Kepala Panti sosial Bina Laras Harapan 1


MediaMuda (201125
Jakarta - Kasus dugaan kekerasan dan pelecehan berat dan dugaan pembunuhan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di lingkungan Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1, Cengkareng, Jakarta Barat yang di lakukan oleh oknum petugas panti dengan korban 4 org yakni Yoel, Yadi, Rojak dan Jodi, meskipun keadaanya telah membaik dan kasus ini sempat memicu keprihatinan masyarakat.

Namun realitanya hingga sekarang masalah tersebut tidak mendapatkan respon dari pihak terkait baik dari inspektorat, kepolisian, maupun dari Gubernur DKI Jakarta, demikian disampaikan oleh Abdurouf Haulani  Ketua Umum PKP kepada wartawan, Kamis, 20 November 2025 di Jakarta.

Terkait kasus tersebut, kami sangat berharap kepala panti harus bertanggungjawab atas kejadian tersebut, kalau perlu di copot dari jabatannya dan pelakunya harus di pecat dan dihukum sesuai dgn ketentuan yang berlaku ” ucap Ketum PKP


Menurut Rauf, meskipun kejadiannya sudah beberapa waktu yang lalu, namun janganlah kemudian terkesan di petieskan, bahkan terkesan di tutupi, padahal kasus tersebut tidak boleh di abaikan aspek hukum atau tindak pidananya yang tidak boleh hilang atau tidak boleh di abaikan karena peristiwa ini terkait adanya unsur kejahatan kemanusiaan.

Ya, mau tidak mau pelakunya, selain di pecat juga harus di penjarakan donk, sedangkan kepala Panti Sosial nya harus di pecat, tapi dia juga bisa di pidanakan terkait sikap dia, yang di duga melakukan pembiaran berlangsung nya kejadian tersebut, serta di duga menutupi kejahatan tersebut, ini langkah sangat perlu di lakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai suatu tindakan penegakan hukum di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, ” tukas Abdurouf Haulani (Rauf)

Tidak hanya itu, lanjut Rauf, keberadaan petugas PJLP di lingkungan panti tersebut harus juga dievaluasi karena ditemukan adanya dugaan banyak PJLP yang bernuansa kekerabatan dan KKN.

Ya, harapan kami, kejadian ini harus segera di usut tuntas oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai langkah penegakan hukum dan perlindungan bagi penderita disabilitas mental yang bertempat tinggal di Panti Sosial di Jakarta ini, para penderita disabilitas mental itu bukan obyek penderita, tapi mereka juga sesama manusia yang harus di lindungi oleh negara yang notabene adalah pemprov DKI Jakarta, ” pungkas Ketum PKP
(ARH)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penganiayaan wanita paruh baya di Jatinegara

Jakarta-MediaMuda. Seorang pria berinisial AD (38) di duga telah menganiaya seorang wanita paruh baya bernama Ibu Siti (53), Senin (22/sep/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.  Kejadiannya bertepat di Jakarta Timur, Kecamatan Jatinegara Kelurahan Kampung RW07 tepatnya lagi Jalan Tanah Rendah gang 8.  Korban (Ibu Siti) telah di bawa oleh Keluarga Korban, Ketua RT, LMK dan RW untuk melapor dan melakukan visum di RS Polri Kramatjati . Karena dilihat korban luka parah. Penyebabnya belum terungkap jelas masih penyelidikan polisi, banyak warga menduga bahwa si pelaku minta uang  ke korban. "Kejadian ini sudah ke 3 kalinya. Dan pernah di damaikan dengan kekeluargaan oleh pihak RW , Babinsa /pihak Kelurahan, pada tahun 2024 bulan Maret. Sekarang terulang lagi" ujar korban & pihak keluarga. "Pernah pelaku ingin menyiram yg dinamakan AIR KERAS , untungnya AIR KERAS yang di plastik keburu pecah jadi kena bagian paha pelaku". Tambah korban. Korban dan...

Gantikan Waka DPRD DKI Jakarta, Coreng Marwah Partai Golkar

Media muda (220725)- Jakarta.  JAMALUDIN, Ketua PDK Kosgoro Jakarta Timur dan juga Ketua Harian Partai Golkar Jakarta Timur menyatakan dengan Tegas dan Kecewa kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Partai Golkar Jakarta Timur menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar DKI Jakarta. "KSB Partai Golkar Jakarta Timur memberikan Surat Rekomendasi ke semua calon Ketua Partai Golkar DKI Jakarta. Yang Pertama kepada H.A. Zaki Iskandar (Sesuai Pleno), Yang Kedua kepada Mustafa Raja (Tiada Ada Pleno), Kemudian ada pembatalan lagi kepada Mustafa Raja, pokoknya semuanya Keputusan berTiga ajah (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) Partai Golkar Jakarta Timur." Ujar Bang Jago (Jamaludin Golkar sebutan Jamaludin).  "Isu Yang beredar Ada sich bargening kepada mereka. Diantara Sardi Wahab (sekretaris dan juga anggota Dewan) ingin menggantikan Bapak Basri Baco sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Serta Ketua Partai Golkar Jakarta Timur akan di lanjutkan oleh Agus ...

Bongkar !!! Gubernur Pramono Anung Diduga Dikepung Mafia Jabatan di Pemprov DKI.

MediaMuda (241125) Perombakan pejabat eselon di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang seharusnya menjadi langkah reformasi birokrasi kini justru memunculkan dugaan kecurangan. Ketua Umum Poros Rawamangun , Rudy Darmawanto SH, menilai Gubernur Pramono Anung telah terjebak dalam praktik permainan lama yang dilakukan oknum pejabat internal Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan Rudy dalam Seminar “ Korupsi Pejabat di Lingkungan SKPD ” pada Senin, 24 November 2025. Pelantikan Serentak Diduga Sarat Kepentingan Menurut Rudy , pelantikan pejabat yang berlangsung dalam dua kloter, kloter pertama sebanyak 1.800 orang dan kloter kedua sekitar 600 orang mengindikasikan adanya permainan terselubung. Bahkan, kloter ketiga diperkirakan akan digelar pada pertengahan Desember atau awal Januari 2026. “ Pelantikan serentak ini seharusnya menghasilkan formasi yang profesional. Namun penelusuran Poros Rawamangun mencium adanya dugaan intervensi oknum pejabat lama di Pemprov DKI Jakarta,...